Mahasiswa BKPI Laksanakan Perkuliahan Luar Kelas: Aktualisasi Empati dan Toleransi Melalui Dinamika Kelompok di Ruang Publik
- Diposting Oleh Admin Web Prodi BKPI
- Kamis, 11 Juni 2026
- Dilihat 79 Kali
Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) angkatan 2024 kelas A melaksanakan kegiatan Perkuliahan Luar Kelas pada mata kuliah Praktikum Bimbingan Kelompok dengan tema “Aktualisasi Empati dan Toleransi Melalui Dinamika Kelompok di Ruang Publik.” Kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Kota Pamekasan ini dibimbing langsung oleh dosen pengampu, Anna Aisa, M.Pd, sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan aplikatif bagi mahasiswa.
Perkuliahan luar kelas ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai empati, toleransi, serta keterampilan sosial melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat. Pemilihan ruang publik sebagai lokasi pembelajaran memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengamati berbagai bentuk interaksi sosial dan dinamika kehidupan masyarakat yang beragam.
Kegiatan diawali dengan observasi lapangan, di mana mahasiswa melakukan pengamatan terhadap aktivitas masyarakat di area alun-alun. Melalui observasi tersebut, mahasiswa belajar mengenali berbagai bentuk interaksi sosial, sikap saling menghargai, serta pentingnya memahami perbedaan karakter dan latar belakang individu dalam kehidupan bermasyarakat.
Setelah observasi, mahasiswa mengikuti diskusi kelompok untuk membahas hasil pengamatan yang telah dilakukan. Dalam suasana yang interaktif, mahasiswa saling bertukar pandangan mengenai makna empati dan toleransi serta relevansinya dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Diskusi ini juga menjadi sarana untuk melatih kemampuan komunikasi, kerja sama, dan penghargaan terhadap keberagaman pendapat.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh dosen pengampu. Pada sesi ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan hasil analisis, mengajukan pertanyaan, serta mendiskusikan berbagai fenomena sosial yang ditemukan selama observasi. Melalui proses tersebut, mahasiswa diajak untuk menghubungkan teori bimbingan kelompok dengan realitas yang mereka temui di lapangan.
Sebagai penutup, mahasiswa melakukan refleksi pengalaman untuk mengevaluasi pembelajaran yang telah diperoleh selama kegiatan berlangsung. Dalam sesi refleksi, mahasiswa mengungkapkan berbagai pengalaman dan pemahaman baru mengenai pentingnya empati, kepedulian, dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Refleksi ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kesadaran akan peran mereka sebagai calon konselor yang mampu membangun hubungan interpersonal yang positif dan inklusif.
Anna Aisa, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan perkuliahan luar kelas merupakan strategi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung dari lingkungan sosial. Melalui pengalaman nyata di ruang publik, mahasiswa tidak hanya memahami konsep bimbingan kelompok secara teoritis, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi fondasi penting dalam praktik bimbingan dan konseling.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa BKPI sebagai calon konselor yang memiliki sensitivitas sosial, kemampuan berempati, serta sikap toleran dalam menghadapi keberagaman. Dengan demikian, nilai-nilai yang diperoleh selama perkuliahan luar kelas dapat diterapkan baik dalam lingkungan akademik maupun dalam kehidupan bermasyarakat secara luas.