Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

bkpi@iainmadura.ac.id

Integrasikan Nilai Pesantren, BKPI UIN Madura Matangkan Kurikulum OBE

  • Diposting Oleh Admin Web Prodi BKPI
  • Rabu, 10 Juni 2026
  • Dilihat 65 Kali
Bagikan ke

Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kompetensi Dosen dengan tema “Pengembangan Kurikulum OBE Berbasis Nilai-nilai Kepesantrenan dan Kebutuhan Generasi Kontemporer” pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Rektorat Lantai 2 tersebut dihadiri oleh para dosen BKPI serta civitas akademika yang memiliki perhatian terhadap pengembangan mutu pendidikan tinggi.

FGD ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi dosen dalam merancang kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan yang menjadi karakteristik utama program studi. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami berbagai strategi pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan atau Outcome-Based Education (OBE).

Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. H. Najlatun Naqiyah, M.Pd. dari Universitas Negeri Surabaya, yang dikenal sebagai akademisi dan pakar dalam bidang pendidikan dan pengembangan kurikulum. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa implementasi kurikulum OBE merupakan salah satu langkah strategis untuk menjawab tantangan pendidikan di era modern yang semakin dinamis dan kompetitif.

Menurut Prof. Najlatun Naqiyah, pengembangan kurikulum tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter dan kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, nilai-nilai kepesantrenan perlu diintegrasikan secara sistematis dalam setiap komponen kurikulum agar menjadi ciri khas yang membedakan lulusan BKPI dengan lulusan program studi sejenis di perguruan tinggi lainnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa generasi kontemporer memiliki karakteristik yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Kemajuan teknologi informasi, perubahan pola komunikasi, serta perkembangan media digital menuntut lembaga pendidikan untuk melakukan penyesuaian kurikulum agar tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik masa kini.

Dalam sesi diskusi, para dosen aktif menyampaikan berbagai pandangan dan pengalaman terkait implementasi kurikulum yang selama ini diterapkan. Beragam masukan muncul mengenai pentingnya penyelarasan antara profil lulusan, capaian pembelajaran, metode pembelajaran, hingga sistem evaluasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip OBE.

Suasana FGD berlangsung interaktif dan produktif. Para peserta tidak hanya mendiskusikan konsep-konsep teoretis, tetapi juga membahas berbagai tantangan praktis yang dihadapi dalam proses penyusunan dan pengembangan kurikulum. Diskusi tersebut menjadi wadah bertukar gagasan guna menghasilkan rumusan kurikulum yang lebih adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.

Selain itu, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya penguatan kompetensi dosen dalam menghadapi perubahan paradigma pendidikan. Dosen dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian agar mampu mengimplementasikan kurikulum secara efektif serta mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa secara optimal.

Melalui penyelenggaraan FGD ini, Program Studi BKPI menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas lulusan. Pengembangan kurikulum berbasis OBE yang terintegrasi dengan nilai-nilai kepesantrenan diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, integritas, serta kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Kegiatan FGD ditutup dengan penyampaian rekomendasi dan tindak lanjut yang akan menjadi bahan penyempurnaan kurikulum Program Studi BKPI. Diharapkan hasil diskusi ini dapat menjadi landasan strategis dalam mewujudkan kurikulum yang inovatif, responsif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai kepesantrenan sebagai identitas keilmuan dan keislaman program studi