Prodi BKPI Turut Serta Aktif sebagai Auditee pada FGD AMI 2026 UIN Madura
- Diposting Oleh Admin Web Prodi BKPI
- Rabu, 1 April 2026
- Dilihat 38 Kali
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyamaan Persepsi Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Madura pada Rabu, 1 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Cahaya Berlian dengan dihadiri oleh para pemimpin UIN Madura, Ketua Lembaga, Kaprodi dari seluruh program studi di lingkungan UIN Madura, dan Auditor AMI UIN Madura 2026.
FGD ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara auditor dan auditee dalam pelaksanaan Audit Mutu Internal tahun 2026. Dengan adanya kesamaan pemahaman, diharapkan proses audit dapat berjalan secara efektif, objektif, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kegiatan ini diikuti oleh para auditor AMI serta perwakilan program studi sebagai auditee, termasuk Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI). Kehadiran seluruh pihak yang terlibat menjadi bagian penting dalam membangun komitmen bersama terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu menyampaikan pentingnya audit mutu internal sebagai instrumen evaluasi berkelanjutan. Audit tidak hanya dipandang sebagai kegiatan administratif, tetapi juga sebagai sarana refleksi untuk meningkatkan kualitas tata kelola akademik. Selama kegiatan FGD, peserta diberikan pemaparan terkait kebijakan terbaru AMI 2026. Materi yang disampaikan mencakup standar mutu, instrumen audit, serta mekanisme pelaksanaan audit yang akan diterapkan di masing-masing program studi dan lembaga.
Kegiatan selanjutnya dimulai dengan adanya pre-test dan diakhiri nantinya dengan post-test untuk auditor. Selain itu, peserta juga diajak untuk memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, baik sebagai auditor maupun auditee melalui aplikasi e-spmi UIN Madura. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan audit di lapangan. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pertanyaan, saran, dan masukan. Program Studi BKPI turut aktif selain sebagai auditee, juga ada perwakilan BKPI sebagai auditor AMI UIN Madura 2026, yaitu Ibu Iswatun Hasanah, M.Psi. dan Ibu Sri Rizqi Wahyuningrum, M.Si.
Melalui forum ini, berbagai kendala yang sering dihadapi dalam pelaksanaan AMI pada tahun sebelumnya juga dibahas secara terbuka. Dengan demikian, solusi yang dihasilkan dapat menjadi acuan bersama untuk pelaksanaan audit tahun ini. Lembaga Penjaminan Mutu juga menekankan pentingnya kelengkapan dokumen sebagai salah satu indikator utama dalam penilaian audit. Oleh karena itu, setiap program studi diharapkan dapat mempersiapkan dokumen pendukung secara maksimal.
Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat koordinasi antara LPM dan program studi. Sinergi yang baik diharapkan mampu mendukung terciptanya budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan UIN Madura. Para auditor AMI 2026 juga diberikan pembekalan khusus terkait teknik audit yang objektif dan professional yang didatangkan dari pembicara profesional UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Bapak Supriyono, M.Kom. Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas hasil audit yang nantinya akan menjadi dasar pengambilan kebijakan.
Sementara itu, para auditee, termasuk Prodi BKPI, diharapkan mampu menerima proses audit sebagai bagian dari upaya perbaikan, bukan sebagai bentuk penilaian semata. Sikap terbuka dan kooperatif menjadi kunci keberhasilan audit.
Dengan terselenggaranya FGD ini, seluruh peserta diharapkan memiliki pemahaman yang sama terkait pelaksanaan AMI 2026. Kesamaan persepsi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan audit. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta. Hal ini menunjukkan tingginya komitmen seluruh civitas akademika UIN Madura dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan